Letusan Dahsyat Krakatau Tahun 1883 dalam Kitab Raja Purwa

Letusan gunung Krakatau pada tahun 1883, begitu dahsyat. Menimbulkan gelombang mega tsunami yang membunuh hampir 30 ribu jiwa penduduk yang berada di sekitar selat sunda. Selain itu, letusan ini juga menyebabkan turunnya temperatur bumi secara tiba – tiba sebesar 1 derajat celcius. Selama lima tahun setelah letusan, iklim di bumi diketahui menjadi kacau dan tidak menentu.

Kengerian itu digambarkan oleh Muhammad Saleh dalam Syair Lampung Karam, satu-satunya laporan pandangan mata yang dibuat pribumi tentang letusan Krakatau. Continue reading Letusan Dahsyat Krakatau Tahun 1883 dalam Kitab Raja Purwa

Advertisements

Koin-koin Logam Pun Meleleh Tak Kuasa Menahan Awan Panas Merapi

Rumah luluh lantak, pohon-pohon bertumbangan, harta benda hilang dan nyawa pun melayang. Daerah yang dulunya asri, hijau penuh pepohonan itu pun seketika menjadi wilayah tandus, seperti kota mati tak berpenghuni. Itulah pemandangan yang dapat disaksikan di Dusun Kopeng, Umbulharjo, Cangkringan.

Kawasan ini merupakan daerah yang terkena dampak parah erupsi merapi 2010 silam.

Dua tahun kemudian, hanya tinggal puing bangunan yang terlihat. Rumah – rumah dibiarkan apa adanya, lapuk dimakan usia. Namun, kondisi ini menjadi catatan sejarah penting yang menceritakan betapa dahsyatnya terjangan awan panas dari Gunung Merapi. Continue reading Koin-koin Logam Pun Meleleh Tak Kuasa Menahan Awan Panas Merapi

Dibalik Pasir Sindoro, Tersimpan Misteri Peradaban Kuno Abad ke 6

Di kaki Gunung Sindoro, terik matahari terasa menyengat. Peluh membasahi tubuh Yanto (32), petambang dan petani di Dusun Liyangan, Desa Purbosari, Temanggung, Jawa Tengah. Namun, ia tak surut mendongkel batu besar yang tertanam lekat di dinding terjal dengan linggisnya.

2225163liyangan03780x390
Foto : Bangunan candi di teras 3 Situs Liyangan, kaki Gunung Sindoro, Desa Purbosari, Ngadirejo, Temanggung, Jateng, Sabtu (22/11/2014). Ekskavasi lanjutan dari Balai Arkeologi Yogyakarta di situs ini mengungkap temuan baru yaitu permukiman kuno yang diperkirakan berasal dari abad ke-6. (KOMPAS.com / FIKRIA HIDAYAT)

“Kami ingin melandaikan dinding terjal ini. Setelah itu, kami uruk dengan tanah permukaan lagi agar subur dan bisa ditanami,” ujar Yanto sambil terus menancapkan linggis. Continue reading Dibalik Pasir Sindoro, Tersimpan Misteri Peradaban Kuno Abad ke 6

Geraja Ayam Magelang, Kisah Angker hingga Bisikan Gaib

Rasa penasaran terhadap sebuah bangunan misterius di Desa Gombong, Kecamatan Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, membawa sejumlah wisatawan menyusuri jalan setapak ke Bukit Menoreh.

KompasTravel termasuk yang ingin menuntaskan rasa penasaran sejak bangunan yang tak selesai itu ramai diperbincangkan di media sosial, bahkan dipublikasikan di sebuah media internasional terkemuka.

Orang-orang menyebut bangunan itu dengan sebutan “Gereja Ayam” karena desain bangunannya mirip seekor ayam lengkap dengan ekor dan kepalanya. Padahal, menurut cerita pembuatnya, bangunan itu justru meniru bentuk seekor burung merpati. Continue reading Geraja Ayam Magelang, Kisah Angker hingga Bisikan Gaib

Green Canyon ala Indonesia, Ada di Pangandaran

Green Canyon yang nama aslinya cukang taneuh terletak di Desa Kertayasa Kecamatan Cijulang 31 KM dari Pangandaran ke arah selatan.

Obyek Wisata ini berupa aliran sungai Cijulang yang menembus Gua dengan stalaktit dan stalagnit yang mempesona serta di apit oleh dua bukit dengan bebatuan dan rimbunnya pepohonan menyajikan atraksi alam yang khas dan menantang.

menakjubkanya-cukang-taneuh-green-canyon-yang-ada-di-indonesia

Di mulut goa terdapat air terjun Palatar sehingga suasana obyek wisata ini terasa begitu sejuk dan penuh dengan nuansa petualangan. Continue reading Green Canyon ala Indonesia, Ada di Pangandaran